

Penting untuk mengetahui dengan benar fungsi dari suatu produk berdasarkan ketepatan tujuan penggunaan , prinsip dasar, dan cara kerja suatu produk. Servicebio Cell Counting Kit-8 (CCK-8) dan Servicebio MTT Cell Proliferation and Cytotoxicity Assay Kit (MTT) adalah dua jenis kit yang digunakan untuk mengukur aktivitas sel dalam penelitian biologi selular.. Meskipun keduanya digunakan untuk tujuan yang sama untuk mengevaluasi aktivitas sel tetapi terdapat perbedaan prinsip dasar dan cara kerja dari keduanya.
Servicebio CCK-8 bekerja dengan mengubah senyawa reaktif dalam larutan menjadi senyawa berwarna yang sebanding dengan jumlah sel hidup dalam kultur sel. Prinsip dasar dari Servicebio CCK-8 adalah berdasarkan pada reaksi enzimatik dimana setiap sel hidup menghasilkan senyawa yang dapat diubah menjadi produk akhir yang dapat diukur secara spektrofotometri. Sementara Servicebio MTT digunakan sebagai penanda untuk viabilitas sel dan pengukuran proliferasi sel. MTT merupakan singkatan dari 3-(4,5-dimethylthiazol-2-yl)-2,5-diphenyltetrazolium bromide, yang akan diubah menjadi senyawa berwarna ungu oleh enzim hidrogenase mitokondria sel yang hidup. Senyawa ungu yang dihasilkan kemudian dapat diukur dengan spektrofotometer.
Perbedaan utama antara CCK-8 dan MTT adalah pada langkah konversi senyawa menjadi produk akhir yang dapat diukur. Dalam CCK-8, senyawa yang dihasilkan diubah menjadi senyawa berwarna orange sedangkan dalam MTT, senyawa yang dihasilkan diubah menjadi senyawa berwarna ungu. Selain itu, pada CCK-8, senyawa berwarna yang dihasilkan akan membentuk larutan homogen, sementara pada MTT, senyawa berwarna yang dihasilkan akan berwarna ungu terletak pada sel hidup dalam kultur. Selain itu juga CCK-8 memilki panjang gelombang serapan 450nm, sedangkan MTT memilki panjang gelombang serapan 570nm.
CCK-8 dan MTT memilki kelebihan dan kekurangannya masing-masing. Kelebihan menggunakan CCK-8 adalah bahwa reaksi enzimatiknya lebih cepat dan sensitif. Selain itu, CCK-8 tidak memerlukan tahap pelarutan, sehingga lebih efisien dalam penggunaan waktu. Namun, ada beberapa kelemahan yang perlu diperhatikan ketika menggunakan CCK-8 Metode ini bergantung pada aktivitas enzim metabolik sel yang hidup dan aktif. Oleh karena itu, tidak dapat digunakan untuk mengukur jumlah sel yang sudah mati. Sementara itu, MTT metode ini dapat digunakan untuk mengukur aktivitas sel di berbagai jenis sampel, termasuk sel hewan, sel tumbuhan, atau mikroorganisme. Metode pada MTT kit ini cepat dan mudah dilakukan, dengan waktu pengujian yang singkat MTT juga memiliki keunggulan dalam perlindungan cahaya, sehingga meminimalkan kerusakan sampel akibat paparan cahaya. Pemilihan penggunaan antara CCK-8 dan MTT akan tergantung pada kebutuhan penelitian tertentu, misalnya jumlah sampel yang akan dianalisis dan waktu yang tersedia.
