Seiring dengan perkembangan kebutuhan manusia akan lahan pertanian, hutan, dan pengembangan properti lainnya semakin meningkat, maka semakin penting juga untuk memahami komposisi tanah. Tanah adalah elemen penting untuk menjaga kehidupan di bumi. Memahami komposisi tanah dapat membantu dalam berbagai bidang seperti pertanian, industri, dan konservasi. Magen Soil DNA Kit merupakan kit inovatif yang membantu untuk mempelajari dan menganalisis komposisi tanah dengan cepat dan akurat dengan menghasilkan data DNA dari tanah yang membantu dalam mengidentifikasi organisme yang hidup di dalamnya.
Magen Soil DNA Kit berisi beberapa buffer untuk proses ekstrasksi DNA yang ada di dalam tanah. Kit ini terdiri dari hipure DNA mini Columns, 2ml collection tubes, 2ml bead tubes, buffer SOL, buffer SDS, buffer PS, absorber solution, buffer GWP, buffer DW1, buffer GW2, dan buffer AE. Komponen yang harus disiapkan hanya sampel tanah dari area yang akan dianalisis. Setelah DNA berhasil diekstraksi, maka DNA dapat dianalisis secara lanjut seputar mengidentifikasi organisme yang hidup di dalam tanah, termasuk bakteri, jamur, dan tanaman. Selain itu juga dapat dilakukan analisis perubahan komposisi tanah dari waktu ke waktu dengan membandingkan data DNA dari sampel yang diambil pada waktu yang berbeda.
Prinsip kerja dari kiy ini yaitu tanah dihomogenisasi dan kemudian diolah dalam buffer yang diformulasikan khusus untuk melisiskan sampel bakteri, ragi, dan jamur. asam humat, protein, polisakarida, dan kontaminan lainnya dihilangkan menggunakan Solusi Absorber milik kami. Kondisi pengikatan kemudian disesuaikan dan sampel dimasukkan pada coloumn mini DNA. Dua langkah pencucian secara cepat untuk menghilangkan kontaminan. DNA murni dielusi dalam buffer berkekuatan ionik rendah. DNA yang dimurnikan dapat langsung digunakan dalam aplikasi hilir tanpa memerlukan pemurnian lebih lanjut.
Sampel tanah mengandung banyak mikroorganisme, sebagian besar tidak dapat dikembangkan secara langsung untuk melakukan perbanyakan atau reproduksi dan penelitian. Mengekstraksi DNA dari sampel tanah merupakan metode yang paling efektif untuk mempelajari keberadaan mikroorganisme tanah. Terapat erdapan metode langsung dan tidak langsung untuk mengekstraksi DNA mikroba dari sampel tanah. Metode langsung mengacu pada penempatan sampel tanah dalam larutan lisis, dan menggunakan metode pemecahan dinding untuk melepaskan semua DNA mikroba ke dalam larutan lisis, diikuti dengan pemisahan dan ekstraksi. Metode tidak langsung mengacu pada penempatan tanah dalam buffer, seperti buffer PBS, untuk memisahkan mikroorganisme dari tanah dan kemudian mengekstraksi DNA. Metode tidak langsung dapat sangat mengurangi dampak asam humat dan garam logam berat terhadap ekstraksi DNA di dalam tanah, namun metode ini akan kehilangan banyak mikroorganisme dan DNA yang dihasilkan bukanlah keseluruhan genom (metagenom) sampel tanah.
Terdapat banyak pengaplikasian yang dapat dilakukan dengan Magen Soil DNA Kit. Dalam bidang pertanian kit ini dapat membantu dalam pemilihan bibit tanaman yang tepat untuk dipertanam pada jenis tanah tertentu. Dalam bidang konservasi, kit ini dapat digunakan untuk memantau berbagai spesies yang hidup di habitat yang unik. Dalam bidang industri, kit ini dapat membantu dalam pengembangan produk atau proses yang mengandalkan tanah sebagai bahan baku.
