Isolasi DNA dan qPCR (quantitative polymerase chain reaction) adalah kegiatan yang sangat penting dalam dunia ilmiah. Kedua teknik ini memiliki peran yang sangat vital dalam penelitian biologi molekuler dan genetika. Isolasi DNA adalah proses untuk memisahkan dan memurnikan DNA dari sampel biologis, sedangkan qPCR adalah teknik untuk mengukur jumlah dan kualitas DNA dalam suatu sampel secara kuantitatif.

PT Mitra Utama Indolab bekerja sama dengan Teknik Kimia Politeknik Negeri Bandung (POLBAN) menggelar workshop mengenai Isolasi DNA dan qPCR yang diselenggarakan pada 21-22 Mei 2024. Workshop tersebut bertempatan di Labolatorium BSL 2 Uji Molekuler Teknik Kimia POLBAN yang menghadirkan Dra. Bevi Lidya,  M.Si. Apt. (dosen Teknik Kimia POLBAN), Fitri Widiyanti (Product Specialist Mitra Utama Indolab) sebagai pemandu hands on kegiatan isolasi DNA dan qPCR, Fathan Jeffriansyah (Sales Mitra Utama Indolab), dan beberapa mahasiswa kurang lebih 16 orang sebagai peserta kegiatan workshop.

Adapun bahan utama yang digunakan di dalam kegiatan tersebut adalah Promega Wizard® Genomic DNA Purification Kit dan GoTaq® qPCR Master Mix. Promega Wizard Genomic DNA Purification Kit adalah sebuah kit yang digunakan untuk mengisolasi DNA genomik dari berbagai sampel biologis dengan cepat dan efisien, namun pada workshop ini menggunakan sampel makanan siap saji berbahan daging. Dan Promega GoTaq qPCR Master Mix adalah sebuah campuran master siap pakai untuk real-time quantitative PCR (qPCR). Campuran ini mengandung enzim GoTaq Polymerase yang sangat stabil, yang diperlukan untuk amplifikasi DNA dalam reaksi qPCR, serta semua komponen lain yang dibutuhkan untuk reaksi yang efisien. Alat yang digunakan untuk mengetahui konsentrasi DNA adalah Promega Quantus™ Fluorometer dan untuk alat yang digunakan untuk qPCR adalah MyGo Pro yaitu sebuah alat qPCR yang memiliki kapasitas sampel hingga 32 sampel digunakan dalam analisis gen tertentu dengan cepat dan akurat

            

Pada hari pertama yaitu tanggal 21 Mei 2024 dilakukan workshop mengenai isolasi DNA dengan sampel makanan siap saji berbahan daging di antaranya dendeng sapi, sosis, kornet, dan abon. Sampel diisolasi menggunakan Promega Wizard® Genomic DNA Purification Kit.

       

Setelah diperoleh DNA yang telah diisolasi, kemudian konsentrasi dicek menggunakan Promega Quantus™ Fluorometer.

               

Kemudian pada hari kedua yaitu tanggal 22 Mei  2024 dilakukan workshop mengenai qPCR dengan target amplifikasi DNA Babi.

Workshop ini memberikan pelatihan kepada mahasiswa untuk memahami dan menguasai teknik isolasi DNA dan qPCR. Dengan mengikuti workshop ini, para peserta dapat belajar secara langsung mengenai proses isolasi DNA dan qPCR, serta mendapatkan pengalaman praktis dalam melakukan isolasi DNA dan qPCR. Dengan menguasai kedua teknik ini, para mahasiswa dapat melakukan penelitian dengan lebih efisien dan akurat. Mereka dapat mengisolasi DNA dengan baik, sehingga hasil penelitian mereka akan lebih valid dan dapat dipercaya. Selain itu, dengan menggunakan qPCR, mereka dapat mengukur DNA dengan lebih sensitif dan spesifik. Selain itu, workshop ini juga memberikan kesempatan bagi para mahasiswa untuk berkolaborasi dan berbagi pengetahuan mengenai bidang ini. Mereka juga dapat menjadi lebih terampil dalam mengisolasi DNA dan melakukan qPCR, sehingga hasil penelitian mereka akan lebih berkualitas dan relevan.