Fluorometer adalah alat yang digunakan dalam pengujian berbasis sel fluorometrik untuk mendeteksi dan mengukur fluoresensi dalam sel. Pengujian ini banyak digunakan dalam pemeriksaan throughput tinggi karena memilki sensitivitas yang tinggi, terdapat berbagai pilihan fluorophore, kemudahan pengoperasian, dan berbagai mode pembacaan. Alat ini berguna untuk mempelajari berbagai proses seluler, termasuk dinamika molekuler dan interaksinya, aktivitas enzim, transduksi sinyal, kesehatan sel, dan distribusi molekul, organel, atau sel. Pengujian proliferasi sel didasarkan pada pewarna untuk mengikat asam nukleat di dalam sel dan menghasilkan fluoresensi. Jumlah fluoresensi yang dihasilkan sebanding dengan jumlah DNA yang ada di dalam sel, yang memungkinkan pengujian ini untuk menentukan jumlah proliferasi sel. Contoh-contoh analisis berbasis sel fluorometrik meliputi analisis proliferasi sel, analisis kelangsungan hidup sel, dan analisis kinetik berdasarkan sel. Analisis kelangsungan hidup sel mengukur kelangkaan sel. Pengujian ini menggunakan pewarna redox, Resazurin. Meskipun warna tidak fluoresen, ketika dikurangi oleh sel-sel metabolis yang aktif, menjadi sangat fluoresen. Pengujian kinetik berbasis sel mengukur perubahan potensi membran dan dinamika kalsium intracellular dalam sel.


Prinsip kerja umum fluorometer dalam pengujian berbasis sel adalah sebagai berikut:

  1. Fluorofor dimasukkan ke dalam sel yang diinginkan melalui elektroporasi, transfeksi, atau pewarnaan.
  2. Sel-sel tereksitasi dengan panjang gelombang cahaya tertentu sesuai dengan spektrum eksitasi fluorofor. Fluorofor bergerak ke keadaan energi yang lebih tinggi sebagai akibat dari eksitasi ini.
  3. Saat fluorofor kembali ke keadaan dasarnya, fluorometer mendeteksi cahaya dengan panjang gelombang yang lebih panjang, dan intensitas cahaya yang dipancarkan sebanding dengan jumlah fluorofor yang ada di dalam sel.
  4. Cahaya yang dipancarkan diukur dan direkam oleh fluorometer, dan data ini digunakan untuk menghitung jumlah fluoresensi yang ada di dalam sel.

Jenis fluorometer yang berbeda kemungkinan memiliki panjang gelombang eksitasi, emisi, dan mode deteksi yang berbeda. Misalnya, beberapa fluorometer mungkin menggunakan filter untuk memilih panjang gelombang cahaya tertentu, sementara yang lainnya mungkin menggunakan monokromator untuk memilih rentang panjang gelombang.

Berikut merupakan alat pengujian berbasis fluorometric yang tesedia di Mitra Utama Indolab :

GloMax® Discover Microplate Reader Promega

GloMax® Discover Microplate Reader Promega adalah sistem deteksi multimode yang mudah digunakan untuk deteksi lanjutan dalam instrumen tunggal. Alat ini menawarkan kemampuan deteksi tingkat lanjut dengan pendaran, fluoresensi, absorbansi UV-visible, BRET, dan deteksi FRET. GloMax® Discover terintegrasi dengan berbagai sistem otomatis yang tersedia secara komersial, termasuk penangan cairan, penumpuk partikel, dan penangan cairan. Dengan sensitivitas tinggi dan penyesuaian penguatan otomatis, GloMax® Discover Microplate Reader memungkinkan pengguna menemukan sinyal lemah dan kuat pada pelat yang sama. Desain GloMax® Discover Microplate Reader membuat hasil dari setiap sumur tidak akan terdistorsi oleh sinyal dari sumur lain. Alat ini memiliki jangkauan deteksi yang luas sehingga pengguna dapat mengukur sinyal dengan intensitas tinggi hingga level fisiologis. Perangkat lunak GloMax® Discover menyediakan elemen teknis yang diperlukan dari sistem yang sesuai dengan 21 CFR Bagian 11 untuk memastikan integritas dan keamanan data, dan tablet PC memungkinkan navigasi cepat dan mudah melalui opsi kontrol. Pengeksporan hasil dibuat dengan berbagai opsi, salah satu cara untuk pengeksporan hasil dari alat ini adalah dengan mengirimkannya ke jaringan data lokal. GloMax® Discover Microplate Reader digunakan secara luas dalam berbagai bidang, seperti penemuan obat, genomik, proteomik, dan pengujian berbasis sel. Alat ini dapat mendeteksi dan mengukur fluoresensi, pendaran, dan absorbansi dalam pengujian throughput tinggi.

Berikut beberapa fitur dari GloMax® Discover Microplate Reader:

  • Mode deteksi: Luminescence, Fluorescence Intensity, Visible Absorbance, BRET, and FRET
  • Format sampel: 6-, 12-, 24-, 48-, 96-, and 384-well plates
  • Kecepatan pembacaan: 96-well plate: kurang dari 1 menit; 384-well plate: kurang dari 3 menit
  • Kompatibilitas otomasi: Hardware dan software dapat diakses oleh hardware/software lain, termasuk LIMS.
  • Dimensi: 46.9cmx46.5cm
  • SiLA2 communication driver untuk integrasi yang mudah
  • Penggunaan filter yang fleksibel untuk fluorescence intensity, BRET, FRET, filtered luminescence, and UV-visible absorbance measurements